facebook instagram twitter youtube rss linkedin
  • Home
  • Inspirasi
  • Life Style
    • Parenting
    • Food
    • Travel
  • Writing
  • About Me
  • Contact
Powered by Blogger.

Golde Kindangen's Blog

Alhamdulillah, walau masih dalam masa pandemi, pelaksanaan acara peringatan Hut Dharmayukti Karini XVIII bertempat di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, pada hari Jum'at 16 Oktober yang lalu berjalan tertib dan lancar.

Ada dua sambutan dalam acara ini, yaitu sambutan ketua umum Dharmayukti Karini pusat yang dibacakan nyonya Asyiah Juaini, dan sambutan kedua dari Bapak pelindung Dharmayukti Karini cabang Pangkalan Bun.

Kue ulang tahun dan tumpeng yang harus selalu ada setiap HUT Dharmayukti Karini









Dalam sambutan yang dibacakan nyonya Asyiah Juaini wakil ketua I, ketua Dharmayukti Karini pusat berpesan agar program kerja Dharmayukti Karini harus tetap digiatkan walaupun masa pandemi belum usai. Tetapi tentu saja dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan

Ada pun program kerja yang di maksud adalah sebagai berikut:

1. Bidang Organisasi

- Selalu melakukan sosialisasi, mengingat adanya pergantian pimpinan daerah terutama di cabang-cabang di mana ketua Dharmayukti Karini masih tergolong muda atau belum aktif berorganisasi di Dharmayukti Karini

- Persyaratan KTA ( kartu tanda anggota) hendaknya dipenuhi baik di daerah maupun cabang-cabang agar tpembuatan KTA yang baru

- Dalam penggunaan atribut Dharmayukti Karini hendaknya disesuaikan dengan syarat-syarat terbaru (update) yang dituangkan di dalam AD/ ART Dharmayukti Karini

- Memanfaatkan secara maksimal website Dharmayukti Karini

Tak lupa para panitia, pengurus dan anggota berpose manis setelah acara selesai







2. Bidang Pendidikan

Pada bidang pendidikan. Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19 hendaknya tetap melaksanakan penyerahan bantuan bea siswa, yang pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan hari ulang tahun Dharmayukti Karini. Diserahkan kepada perwakilan yang menerima serta dilakukan secara virtual saja.

3. Bidang Ekonomi

Sementara pada bidang ekonomi, ketua umum pusat Dharmayukti Karini juga berpesan, agar anggota Dharmayukti Karini dapat menggalang dana dengan berinovasi menjual barang-barang ekonomi yang dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan pada masa pandemi Covid-19, yang dipasarkan dengan memaksimalkan penggunaan media elektronik dan teknologi.

4. Bidang Sosial Budaya

- Dalam melaksanakan pertemuan dengan cara menghadirkan perwakilan dari setiap bidang atau seksi agar protokol kesehatan pandemi Covid-19 dapat diterapkan. Demikian juga pertemuan antar cabang di tingkat Provinsi agar dilakukan secara virtual saja

- Tetap melaksanakan anjangsana terutama kepada mereka yang tertimpa musibah kematian dengan cara menyerahkan uang duka. Akan tetapi penyerahan uang duka tersebut dilakukan tidak pada terjadi musibah, melainkan beberapa hari setelahnya demi menghindari kerumunan yang dapat menyebabkan tertular virus corona.

- Selalu menjaga kekompakan dan saling menghargai sehingga tercipta keharmonisan di empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia, sehingga persatuan dan kesatuan senantiasa terjaga.

Sedangkan pada sambutan ke-dua, Bapak pelindung Dharmayukti Karini cabang Pangkalan Bun, Abu Achmad Sidqi Amsya, S.H berpesan agar anggota Dharmayukti Karini Pangkalan Bun selalu menjaga kekompakan, dan selalu berusaha menjaga keharmonisan keluarga, misalnya tidak cemberut saat menyambut suami pulang dari kantor supaya suaminya betah di rumah dan tidak suka nongkrong di warung kopi.

Bapak pelindung 1 memberi sambutan








Akhirnya rangkaian acara Hut Dharmayukti Karini yang kali ini bertema "Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Dharmayukti Karini XVIII Kita Wujudkan Program Kerja Melalui Media Elektronik" ditutup dengan acara penyerahan BDBS ( Bantuan Dana Beasiswa) kepada anak-anak berprestasi di lingkungan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama di Pangkalan Bun, dan pelepasan salah seorang anggota yaitu, Ibu Rahayu yang akan menyertai suaminya berpindah tugas ke Pengadilan Agama Seruyan.

Perwakilan penerima beasiswa berfoto bersama Bapak pelindung 1 dan 2 beserta sebagian pengurus Dharmayukti Karini cabang Pangkalan Bun
 



Demikian cerita dari Dharmayukti Karini cabang Pangkakan Bun pada perayaan Hut Dharmayukti Karini ke-18. Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu agar pelaksaan acara Hut berikutnya dapat dilakukan secara meriah dan penuh kehangatan.

Selamat ulang tahun Dharmayukti Karini ke-18, semoga semakin jaya dan memberi banyak manfaat bagi anggotanya. Amin.


Monday, October 19, 2020 No komentar

Alhamdulillah, kegiatan Fun game yang diselenggarakan GOW Barito Utara, dalam rangka perayaan hari Kartini sukses terlaksana. Meskipun tanpa panitia resmi dan acaranya lumayan dadakan. Ternyata, banyak peserta yang antusias dan bersemangat mengikuti lomba tersebut.

Sumber Foto. Koleksi Pribadi

Fun game yang terdiri dari dua lomba yaitu, joget cantik dan balon berpasangan tersebut dilaksanakan di halaman rumah jabatan Wakil Bupati Barito Utara dan dibuka langsung oleh ketua GOW Barito Utara, yaitu, Ny. Nilasari Panala Putra.

Sumber Foto. Koleksi Pribadi
Kegiatan yang mengambil tema "Meningkatkan sportifitas dan semangat Kartini dalam Era Emansipasi" tersebut diharapkan dapat merekatkan silaturahmi antar organisasi wanita yang berada di bawah GOW itu sendiri.

Jika ada yang bertanya mengapa organisasi selevel GOW kegiatannya, kok, cuma senang-senang saja alias terkesan receh banget? Jawabnya, karena pada dasarnya semua perempuan adalah Kartini-Kartini hebat. Entah hanya bagi keluarganya atau bagi masyarakat luas juga. Jika sehari-hari mereka sudah berjibaku dengan keluarga dan pekerjaan yang menguras tenaga dan emosi. Mereka berhak dong sesekali bersenang-senang dan tidak berpikir yang berat-berat.

Peserta Lomba

Makanya, memanfaatkan perayaan hari Kartini ini GOW Barito Utara berinisiatif memberikan hiburan bagi semua perempuan-perempuan hebat tersebut. Percayalah, di tengah semangat kita mendorong agar perempuan harus berdaya, jangan dilupakan satu hal penting, bahwa perempuan juga butuh dihibur dan dibuat bahagia. Anggap saja kegiatan ini recharge semangat buat para Mamak agar kuat menghadapi dunia.

Selamat hari Kartini semua perempuan Indonesia. Jangan pernah lupa bahagia, ya.😊

*Jangan tanya bagaimana rasanya menangani Mamak-Mamak sebanyak ini. Pokoknya mumet lahir batin tapi seru banget😅😅

#SETIPday28
Tuesday, April 30, 2019 No komentar
Hari ini GOW Barito Utara menyelenggarakan senam bersama. Acara yang bertujuan menjalin silaturahmi ini dilaksanakan tidak hanya untuk pengurusnya saja, tetapi juga mengundang utusan dari setiap organisasi yang tergabung di bawah GOW barito Utara.

Foto bersama usai senam
Dengan mengambil tempat di halaman rumah jabatan Wakil Bupati Barito Utara. Kegiatan senam yang di pandu oleh zin Supri dan rekan tersebut di buka dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh ibu Hj. Erlawati, yang kemudian dilanjutkan ke acara inti yaitu senam bersama.

Walaupun harapanku ternyata tak sesuai impian. Maunya, dengan mengikuti senam ini aku akan mendapatkan keringat minimal sampai penuh gelas belimbing, kenyataan yang terjadi malah cuma keringat tipis-tipis doang *wkwkwk* sepertinya gerakan-ku kurang hot tadi.


Foto bersama pengurus Dharmayukti Karini Muara Teweh dan ketua GOW Barito Utara
Apalagi setelah kegiatan senam usai, para peserta dijamu dengan bubur kacang hijau dan roti gambong serta minuman kesehatan klorofil dari salah satu brand herbal. Semakin mengukuhkan kalau kegiatan ini memang khas-nya para Mamak bahagia. Maksudnya, olahraganya memang jalan, tetapi icip-icip-nya pun tak ketinggalan.

Yah, meskipun kalori yang keluar mungkin lebih sedikit di banding kalori si bubur kacang yang masuk. Tetap saja semua orang bergembira. Apalah artinya lemak perut yang menggelambir dibanding hati yang bahagia. Bukankah sudah tabiat Mamak-Mamak sedunia begitu, bercita-cita langsing tapi paling enggak tahan kalau ketemu makanan? Membuat cita-cita langsing hanya tinggal kenangan saja*hihihi* Ah, yang penting semua orang senang. Ye kan😂

Khusus untukku, di akhir kegiatan tak dinyana mendapat kejutan dari panitia yaitu, mendapat voucher senilai Rp. 50.000, sebagai penghargaan atas kreativitasku, yang telah menuliskan kesimpulan ceramah dari kegiatan Isra Mi'raj sebelumnya di blog pribadiku. Bukan hanya diriku seorang tentu saja yang mendapat voucher tersebut, dua orang lainnya yang juga mendapatkan hadiah sepertiku adalah ibu Herman dan ibu Jati.

Selamat kepada para penerima hadiah. Dan untuk GOW Barito Utara periode 2018-2023 semoga semakin berjaya. Aamin

#SETIP day26

Saturday, April 06, 2019 No komentar
Peringatan Isra Mi'raj gabungan antara gabungan organisasi wanita (GOW) dan badan kontak majelis taklim (BKMT). Boleh dibilang adalah kegiatan pertama yang dilakukan GOW Barito Utara, setelah rapat program kerja perdana tanggal 27 Maret  yang lalu.

Sumber Foto. Koleksi Pribadi
Kegiatan yang mengusung tema "Mari kita tingkatkan ukhuwah islamiyah sebagai wujud ketaqwaan kepada Allah SWT dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW" menghadirkan penceramah yaitu ustaz H. Rusmadi Darsani, Lc ini bertempat di Pondok Stadion, Muara Teweh.

Ada pun isi ceramah yang disampaikan membahas tentang 4 kriteria amalan yang akan mengantar seorang istri masuk surga melalui pintu mana saja. Apa saja kriteria yang di maksud, berikut adalah penjelasannya:

1. Salat Lima Waktu

Poin pertama dari 4 kriteria yang bisa mengantarkan seorang istri masuk surga, adalah ia melaksanakan salat lima waktu. Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh tanpa pernah meninggalkannya kecuali saat diharamkan melaksanakannya, seperti, ketika sedang haid atau nifas.

Salat merupakan tiang agama yang menjadi barometer baik atau tidaknya amalan seseorang. Ibadah wajib ini merupakan tiang agama yang membedakan seorang mukmin dan kafir.

2. Puasa di Bulan Ramadan

Poin kedua yang dapat mengantarkan seorang istri ke surga adalah puasa di bulan Ramadan. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa puasa di bulan Ramadan adalah rukun islam ketiga yang wajib dilaksanakan kecuali ada uzur yang membolehkan kita meninggalkannya, seperti, haid, nifas, sakit yang semakin berat jika melakukan puasa atau saat mengadakan perjalanan.

Uzur yang disebutkan di atas membolehkan kita tidak berpuasa tetapi harus mengganti puasa di hari lain sejumlah hari yang kita tinggalkan saat bulan Ramadan.

3. Menjauhi Berzina

Poin ketiga adalah menjaga kemaluan dari zina alias tidak berselingkuh. Bahkan, agama sudah memberi peringatan jangankan berzina, seorang istri seharusnya tidak mendekati zina, atau memancing-mancing perbuatan yang menjurus pada perselingkuhan yang melahirkan perzinaan.

Seorang istri yang baik dan bermartabat harus menjaga pergaulan sedemikiam rupa agar terhindar dari berdua-duaan dengan lawan jenis yang dapat menjurus pada perbuatan tercela tersebut.

4. Taat Kepada Suami

Poin keempat adalah taat kepada suami. Bahkan, seorang istri yang telah menikah wajib mentaati suaminya melebihi kepada kedua orang tuanya. Dengan catatan selama perintah yang diberikan tidak melanggar norma agama.

Demikianlah isi cermah yang disampaikan ustaz Rusmadi Darsani, Lc pada peringatan Isra Mi'raj GOW Barito Utara. Semoga bermanfaat, ya.

#SETIP day24
Tuesday, April 02, 2019 No komentar
Tanggal 4 hari senin lalu, pengurus PKK dan GOW Barito Utara yang baru, dilantik oleh bupati Barito Utara, yaitu bapak Nadalsyah.

Sumber Foto. Koleksi pribadi

GOW yang merupakan akronim gabungan organisasi wanita tersebut adalah wadah pemersatu seluruh organisasi wanita yang terdiri dari 17 organisasi yang ada di Barito Utara.

Aku termasuk salah satu yang dilantik pada hari tersebut, adalah anggota GOW utusan dari Dharmayukti Karini Muara Teweh. Seharusnya, pada hari itu bukan hanya aku seorang yang menjadi utusan Dharmayukti Karini. Kebiasaan di GOW manapun, akan menerima tiga orang utusan dari setiap organisasi. Namun, karena sesuatu dan lain hal yang tidak kuketahui dengan jelas, hanya aku sendiri yang jadi wakil Dharmayukti Karini.

Sumber Foto. Koleksi Pribadi

Di satu sisi, aku tidak keberatan sendiri saja membaur dengan teman-teman baru di GOW. Buat kami yang hidupnya nomaden, menyesuaikan diri di mana saja adalah watak yang sudah melekat pada diri kami. Jadi tidak ada masalah meskipun tidak ada teman dari Dharmayukti Karini, aku yakin pasti mampu beradaptasi.

Namun, di sisi lain ada perasaan tidak nyaman yang menyergap diri sehubungan penunjukan diriku seorang yang menjadi utusan Dharmayukti Karini. Mengingat aku bukanlah senior di Dharmayukti Karini Muara Teweh.

Ada ibu Teguh istri hakim yang lebih senior dari pada aku, atau kak Diana senior dari istri staff serta merupakan tokoh penting di Muara Teweh yang seharusnya lebih berhak berada di posisiku. Aku sungguh tidak ingin membuat siapapun kecewa, dan berharap mereka pun mendapat kesempatan yang sama. Karena sejatinya semua orang butuh panggung untuk eksistensi diri.

Adapun susunan pengurus inti GOW periode 2018-2023, sebagai berikut :

Ketua   : Nilasari Sugianto Panala Putra, SH
Wk. Ketua I: Hj. Wolyani Setia Budi
Wk. Ketua II: Ir. Inriaty K. S.P. M.Ap
Wk. Ketua III: Hj. Herni Susanti S. SE, M.Ap
Sekretaris : Susan Paulina, ST
Wk. Sekretaris I: Doty Sinta. D. S. Hut, MP
Wk. Sekretaris II: Dewi Sumaida R.Amd.Keb
Wk. Sekretaris III: Elsiah, SE
Bendahara : Hatnaningsih, SP
Wk. Bebdahara : Hj. Suharty, SE

Bidang-bidang:

1. Bidang Organisasi
    Ketua  : Hj. Siti Nurul Yakin, S.Pd
    Wk. Ketua : Siti Nurleni, A.Md, Keb
    Sekretaris : Erni Herawati, SP, M.IP
    Anggota:
    1. Alberthin Silas Patiung
    2. Paridah Ardutama
    3. Susanti Ramadayani

2. Bidang Pendidikan
    Ketua : Eka Jupriansyah
    Wk. Ketua : Rusmiati Fakhri Fauzi
    Sekretaris : Golde Meyer, SPd. I
    Anggota :
    1. Maria Trinitas, S.Pd
    2. Raudhatul Zannah, S.Pd, M.Pd
    3. Susana Milawati, S.Pd

3. Bidang Kesejahteraan dan sosbud
    Ketua : Hj. Nuryana Mujeran, S.Pd
    Wk. Ketua : Pahrina B. S.Hut
    Sekretaris : Meditriana, S. Th
    Anggota:
    1. Rusmini Sulaeman
    2. Hj. Rusni
    3. Hj. Rujana Anggraini, SE

4. Bidang Ekonomi, koperasi
    Ketua : Hj. Erlawati Feri Kusmiadi
    Wk. Ketua: Rosi Wahyuni, SH
    Sekretaris : Migusbat Christy Roi.H. SE
    Anggota:
    1. Hj. Puransi Uwer
    2. Mariana Lukman Chandra, SP.d
    3. Emma Albert Tiki, S.Pd

5. Bidang Hukum
    Ketua: Mardha Fathiah, SH
    Wk. Ketua: Nenny Triastuti Wijaya
    Sekretaris : Elga Parman
    Anggota:
    1. Sanah Pahurun
    2. Zumiaty, SP
    3. Isnaniah, SE

6. Bidang Humas
    Ketua: Sri Rosa Yuluanita
    Wk. Ketua: Hj. Siti Nurjihati
    Sekretaris: Pdt. Tabitha D. Budi
    Anggota:
    1. Hj. Susi Nurul Anwar
    2. Nailil Fasihah, S.Pi, M.Si
    3. Hj. Era Santayani, SE

#SETIP day 12

Tuesday, March 05, 2019 No komentar
Kemarin tepatnya tanggal 2 maret 2019, aku, bu Teguh, mbak Selvie, ibu Rahimah istri KPA Muara Teweh dan Dina Tiara Ihsan menghadiri kegiatan seminar sehari bertajuk "Tampil Cantik dan Menarik dalam Berbicara di Depan Publik" yang diselenggarakan dalam rangka merayakan hari ulang tahun istri bupati Barito Utara, yaitu, Ny. Hj. Sri Hidayati Nadalsyah.

Sumber Foto. Koleksi Pribadi

Kegiatan tersebut istimewa karena menghadirkan pembicara yang terkenal pakar di bidang public speaking, yaitu Dra. Indah S. Dewi Soekotjo, MSc, yang mana dalam kesempatan tersebut, ibu Indah menyampaikan tentang tiga hal yang harus dikuasai seseorang jika ingin menjadi public speakers , yaitu :

Sumber Foto. Koleksi Pribadi

1. Tiga V

-Verbal, dalam artian seorang pembicara yang baik harus menguasai teknik berbicara di depan umum, agar audience merasa betah mendengar penjelasannya dan materi yang disampaikan pun mudah diterima.

- Vokal, salah satu poin pokok yang menunjang performa seorang pembicara adalah, penguasaan teknik vokal menggunakan pernapasan diafragma, yang menggunakan otot untuk memaksa udara dari paru-paru ke pita suara. Teknik ini tujuannya agar suara lebih jelas dan memaksimalkan pernapasan.

- Visual, yang tak kalah penting yang harus diperhatikan seorang pembicara adalah menjaga penampilan. Keserasian dan kesesuaian kostum dengan acara, serta penggunaan make up yang tidak berlebihan bagi perempuan. Sehingga penampilan seorang public speaker nyaman dan indah dipandang mata.

2. 5W + 1H

Seorang pembicara tentu saja harus menguasai materi yang hendak disampaikan dengan baik. Sebagai panduan persiapan, kuasai materi berdasarkan 5W+1H, yaitu, what, who, when, where, why dan how.

3. PIK/PIP

Pik adalah akronim dari pembukaan, isi dan kesimpulan. Kuasai ketiganya niscaya penyampaian materi akan lancar.

Demikian hasil seminar sehari yang kami hadiri beberapa waktu lalu. Semoga bermanfaat, ya!

#SETIP day 11

Monday, March 04, 2019 No komentar
Pada tanggal 15 bulan lalu Dharmayukti Karini Muara Teweh, menyelenggarakan musyawarah cabang VI, dengan tema "Melalui Musyawarah Cabang VI Dharmayukti Karini 2018, Kita Revitalisasi Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi."

Sumber Foto. Koleksi Pribadi

Musyawarah cabang ini dilaksanakan mengacu pada hasil musyawarah daerah yang diselenggarakan di Palangka Raya pada tanggal 17 Januari 2019, untuk memilih pengurus baru yang akan melaksanakan program kerja Dharmayukti Karini.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Pengadilan Negeri Muara Teweh tersebut dihadiri bapak pelindung Dharmayukti Karini Muara Teweh, yaitu, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Muara Teweh, beberapa orang hakim, pejabat fungsional dan struktural di lingkungan Pengadilan Negeri, pengurus dan anggota Dharmayukti cabang Muara Teweh.

Acara yang dimulai dengan pembukaan, kemudian menyanyikan hymne dan mars Dharmayukti Karini yang dipandu nona Maryanti. Selanjutnya sambutan ketua panitia acara yang disampaikan oleh Ny. Golde Meyer Kindangen Rezani, SPd.I, dan kemudian sambutan ketua Dharmayukti Karini Muara Teweh oleh Ny. Juli Anna Ingrid M.I. Cipto H.P. Nababan, S.Si.

Acara musyawarah cabang VI tersebut akhirnya resmi dibuka oleh bapak pelindung Dharmayukti Karini Muara Teweh, yaitu bapak Cipto H.P. Nababan yang dalam sambutannya beliau menyatakan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Dharmayukti Karini, dan berharap pengurus yang baru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Kegiatan kemudian berlanjut pada sidang komisi dan pleno yang menghasilkan, rumusan program kerja dan susunan pengurus Dharmayukti Karini periode berikutnya, serta ditutup dengan acara penutupan musyawarah cabang VI.

Alhamdulillah, berkat kerjasama dan dukungan semua pihak. Kegiatan musyawarah cabang VI Dharmayukti Karini Muara Teweh dapat berjalan lancar dan sukses.

Selamat kepada pengurus baru yang terpilih, dan semoga sukses menjalankan tugas untuk periode berikutnya, ya!

#SETIP day 10

Sunday, March 03, 2019 No komentar
Hai, Bloggers!

Kita masih di serial nomaden, ya ...
Kali ini tentang Nasyiatul Aisyiyah

Nasyiatul Aisyiyah, adalah organisasi remaja putri, yang merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah. Organisasi yang berdiri pada tanggal 28 dzulhijjah 1345H, atau bertepatan dengan tanggal 16 Mei 1931. Sumber :Wikipedia.org

Organisasi ini biasanya dikenal juga sebagai organisasi Puterinya Muhammadiyah. Dengan kata lain Nasyiatul Aisyiyah adalah penyambung estafet perjuangan Muhammadiyah dalam mengemban misi menyampaikan dakwah amar ma'ruf nahi munkar dengan menyasar pembinaan dan pencerahan pada remaja putri dan ibu-ibu muda.



Perkenalan pertamaku dengan Nasyiatul Aisyiyah saat masih menjadi guru di SMK Muhammadiyah Sampit. Kebetulan, salah satu guru yang bernama ibu Etty Silviani adalah sekretaris umum Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Waringin Timur.
Mendengar aku pernah aktif di Ikatan Remaja Muhammadiyah saat kuliah. Bu Etty segera saja merekrut menjadi anggota Nasyiatul Aisyiyah Kotim.

Keikutsertaanku masuk kedalam organisasi Nasyiatul Aisyiyah menambah rasa bahagia di hati. Bagaimana tidak. Dulu, guru-guruku sering memberi nasihat. Dalam menebar kebaikan sebaiknya dilakukan berjama'ah dari pada sendirian. Selain jangkauan kebaikannya bisa lebih luas, kita pun memiliki teman untuk saling mendukung dan menyemangati.

Apa yang kulakukan sekarang sudah tepat tentunya. Bergabung dengan Nasyiatul Aisyiyah adalah upayaku ikut serta melaksanakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar, melaksanakan dan memberikan pencerahan terhadap perempuan seperti visi dan misinya Nasyiatul Aisyiyah, yang juga sebagai perpanjangan tangannya Muhammadiyah. Berharap bisa meninggalkan jejak kebaikan walaupun kecil, bersama orang-orang yang mempunyai tujuan sama.

Selama keterlibatanku di Nasyiatul Aisyiyah Kotim, kami beberapa kali menyelenggarakan kegiatan, seperti mengadakan pesantren kilat ketika bulan Ramadan, menyelenggarakan pelatihan kader, bakti sosial, safari dakwah dan lain- lain. Biasanya untuk mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan dan pelatihan kader kami bekerja sama dengan abang-abang dari Pemuda Muhammadiyah. Sedangkan sisanya, bekerja sama dengan Muhammadiyah, Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah.

Entah, apa memang tipikal orang Sampit atau hanya kebetulan saja, namun, satu yang menjadi catatanku. Orang Sampit mudah bekerja sama. ketika di Nasyiatul Aisyiyah Kotim pun aku berjumpa dengan situasi ini di mana orang-orangnya mudah diajak bekerja sama. Kalau kami mengadakan kegiatan, gampang saja bagi kami mendapat bantuan dari Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Pemuda Muhammadiyah. Baik bantuan dana, tenaga dan lain sebagainya. Seolah-olah semua orang berlomba-lomba menanamkan kebaikan, menyumbangkan apa saja yang ia bisa dan yang ia dimiliki.

Ada satu cerita unik soal saling membantu ini. Ketika mempersiapkan paduan suara untuk menyanyikan lagu mars Muhammadiyah, dalam rangka menyambut kedatangan pak Amien Rais. Orang yang menjadi pelatih paduan suaranya justru non muslim, yang merupakan teman dari bu Etty. Unik tapi aneh juga, apalagi saat si pelatih santai saja menyanyikan bait “al-islam agamaku, Muhammadiyah gerakanku” padahal ia sendiri penganut kristiani. Pemandangan yang sejauh ini baru kutemukan di Sampit saja.

Kentalnya suasana persaudaraan, yang saling mendukung dan bekerja sama, akan semakin terasa manakala ada event besar seperti Milad Muhammadiyah atau kedatangan tokoh pusat yang penting. Biasanya, seluruh organisasi otonom di bawah Muhammadiyah akan saling bahu membahu menyukseskan acara.

Menghadapi Milad, kerja sama dimulai dari menyiapkan lomba-lomba dalam rangka syi'ar, dan mengadakan bakti sosial juga. Tak heran, acara Milad Muhammadiyah di Kotim selalu meriah dan heboh.

Itulah, sekelumit cerita mengenai pengalamanku saat menjadi bagian dari Nasyiatul Aisyiyah Kota Waringin Timur. Semoga Nasyiatul Aisyiyah diseluruh nusantara tetap berdiri dan semakin maju agar dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi kebaikan bangsa. Dari Nasyiatul Aisyiyah untuk Indonesia.

#postingan ini diikutsertakan pada tantangan one day one posting bersama Estrilook Community
#day11








Friday, January 11, 2019 No komentar
Older Posts

About me

About Me
Hai, nama saya Golde. Saya IRT satu orang putra, yang serius menekuni dunia menulis sejak tahun 2018. Saya telah menulis sebuah buku solo, beberapa buah antologi, dan menjadi penulis artikel lepas untuk media online.

Follow Us

Labels

about me Aktivitas Blogging Cerbung Cerpen Cooking Curhatku Drama Korea Family Food Inspirasi Kesehatan Keuangan kontak saya Movie Parenting Prosa Review Training Traveling Writing

recent posts

Total Pageviews

Blog Archive

  • ▼  2020 (10)
    • ▼  October (5)
      • Perayaan Hut Dharmayukti Karini ke-18 Oleh Dharma...
      • Tips Menyiapkan Anak saat Pindah Tempat Tinggal
      • Membentuk Pola Belajar Pada Anak
      • Saya Ibu Rumah Tangga dan Saya Istimewa
      • Hikmah Corona: Bahagia Mendampingi Anak Belajar di...
    • ►  February (4)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (70)
    • ►  September (1)
    • ►  May (9)
    • ►  April (5)
    • ►  March (15)
    • ►  February (10)
    • ►  January (30)
  • ►  2018 (25)
    • ►  November (4)
    • ►  October (21)
  • ►  2017 (2)
    • ►  November (2)

One Day One Post Estrilook

One Day One Post Estrilook

Blogger Squad Estrilook

Blogger Squad Estrilook

Followers

FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose